<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240</id><updated>2011-04-21T11:19:51.945-07:00</updated><category term='t'/><category term='pekerjaanku'/><category term='surat lamaran kerja'/><category term='tips'/><title type='text'>heloo</title><subtitle type='html'>JOGJAJOBS, JOGJATOUR, YOGYGKARTAJOB, CANDIPRAMBANAN, ABGBISPAK, JOGJAYES, BOKEPGRATIS,  INDONESIANJOBS, INDONESIAJOB,KUMPULANEBOOK,TUTORIAL INTERNET GRATIS, INTERNETGRATIS, CARA BUAT ANTENA WIFI, ANTENAKALENG</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-8021040432048095654</id><published>2009-02-04T09:15:00.001-08:00</published><updated>2009-02-04T09:15:12.832-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pekerjaanku'/><title type='text'></title><content type='html'>wah akirnya selesai juga crossover aktif buatan sendiri yang ak buat dengan equalizer 5 band .  hasil lumayan bagus  aku coba dengan mixer behringer xenix 1832fx dengan montarbo 15 hasil suara cukup detail...  wah besok tingal ngebokin aja....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-8021040432048095654?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/8021040432048095654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=8021040432048095654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/8021040432048095654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/8021040432048095654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/02/wah-akirnya-selesai-juga-crossover.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-8838976985625152387</id><published>2009-02-04T03:42:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T03:51:12.679-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>TIPS TRIK,  MAU BELAJAR INTERNET .MAU BELAJAR AKSES INTERNET GRATIS. SERTA MENDAPATKAN EBOK PANDUAN GRATIS EBOKGRATIS MP3GRATIS  GAMEGRATIS TIPS DOWNLOAD CEPET . KONSULTASI SERVIS MONITOR GRATIS NEWBISNIS NUDIS GIRLS  NUDE GIRLS . DAFTAR BISNIS ONLINE&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-8838976985625152387?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/8838976985625152387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=8838976985625152387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/8838976985625152387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/8838976985625152387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/02/tips-trik-mau-belajar-internet.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-1171763003481095665</id><published>2009-01-28T03:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:12:52.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>M e n c a p a i  K e b e r h a s i l a n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan. Tanyakan pada 10 orang berbeda apa artinya menjadi seorang yang berhasil dan Anda akan memperoleh 10 jawaban berbeda. Di lain pihak, tanyakan pada mereka apakah mereka ingin menjadi orang yang berhasil dan Anda kemungkinan besar hanya akan memperoleh 1 jawaban. Semuanya ingin berhasil. Tanyakan lagi bagaimana caranya untuk menjadi berhasil dan Anda mungkin akan mulai kesulitan menghitung jumlah jawabannya.&lt;br /&gt;Apa definisi keberhasilan? Sebagian orang mungkin akan menjawab bahwa menjadi orang yang berhasil berarti mempunyai harta yang berlimpah. Menurut mereka, orang yang berhasil adalah yang mempunyai rumah mewah lengkap dengan kolam renang dan halaman yang luas, atau yang mengendarai mobil built-up yang harganya setara dengan gaji seumur hidup rata-rata manusia Indonesia. Singkatnya, orang yang berhasil adalah orang kaya.&lt;br /&gt;Sebagian yang lain mungkin akan menjawab bahwa orang yang berhasil adalah orang yang mempunyai kekuasaan yang besar. Orang yang berhasil adalah pemimpin-pemimpin besar. Mereka yang berkuasa atas 5 orang akan dianggap lebih berhasil daripada mereka yang hanya berkuasa atas 2 orang. Seorang Presiden yang berkuasa atas 200 juta penduduk akan dianggap lebih berhasil daripada seorang ketua RT yang memimpin 100 penduduk di lingkungannya. Menurut logika ini, semakin besar kekuasaan seseorang atas orang lain maka dia dianggap semakin berhasil.&lt;br /&gt;Orang-orang yang lebih bijaksana mungkin akan menjawab bahwa orang yang berhasil adalah mereka yang hidup dengan damai, mereka yang melewati hari-hari mereka dengan hidup sederhana, dan mereka yang merasa puas dengan apa yang telah dimilikinya. Mereka yang banyak berbuat kebaikan. Mereka yang berhasil adalah mereka yang hidup dekat dengan Penciptanya.&lt;br /&gt;Ketika menulis dalam Brown Book Magazine pada tahun 1904, Bessie Anderson Stanley memberikan definisi yang cukup bagus tentang keberhasilan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang mencapai keberhasilan adalah orang yang hidup dengan baik,sering tertawa dan banyak mencintai;…yang mengisi tempatnya dan menyelesaikan tugasnya; yang meninggalkan dunia lebih baik dari ketika ia menemukannya...;yang tak pernah kekurangan penghargaan atas keindahan alam atau gagal mengekspresikannya; yang selalu mencari yang terbaik dari diri orang lain dan memberikan mereka yang terbaik yang dia miliki; yang hidupnya merupakan suatu inspirasi; yang kenangannya merupakan suatu rasa syukur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas kita yang sebenarnya, yang memberi makna dan rasa keberhasilan sejati dalam hidup kita tidak terletak pada tugas-tugas, deadline, gaji, komisi, bonus atau proyek-proyek namun terletak pada hubungan kita dari hari ke hari, dalam hubungan kita dengan orang-orang di sekeliling kita.&lt;br /&gt;Orang yang berhasil adalah orang yang hidup dengan baik, yang menyelesaikan tugasnya, yang selalu mencari yang terbaik dari orang lain, dan memberikan yang terbaik yang ia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H i d u p l a h  d e n g a n  B a i k&lt;br /&gt;Semua orang ingin hidup dengan baik tapi tidak semua orang tahu cara untuk hidup dengan baik. Beberapa cara untuk hidup dengan baik antara lain: temukanlah alasan untuk tertawa dan pergunakanlah waktu dengan baik.&lt;br /&gt;Salah satu cara sederhana untuk hidup dengan baik adalah dengan selalu tersenyum dan sering tertawa. Begitu banyak orang pada masa kini yang tidak ingat lagi untuk tersenyum atau tertawa karena kesibukan atau masalahnya. Bila Anda juga termasuk orang yang jarang tersenyum atau tertawa, tertawalah sekarang. Dunia akan selalu tampak lebih cerah bila dilihat sambil tersenyum.&lt;br /&gt;Sebenarnya dibutuhkan lebih banyak otot untuk merenggut daripada untuk tersenyum. Selain itu tertawa juga memiliki sifat mengobati yang sangat praktis. Tertawa mengirim endorfin ke otak, yang menimbulkan suatu perasaan yang nyaman dan tenang. Dari segi fisik, tertawa membuat tubuh bertenaga.&lt;br /&gt;Secara mental, tertawa membebaskan seseorang dari depresi dan mengubahnya menjadi sasaran-sasaran, impian-impian, dan kemenangan-kemenangan. Tertawa membuat waktu berjalan lebih cepat dan tugas-tugas berat lebih dapat dinikmati.&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, ketika dibagi bersama sahabat-sahabat dan keluarga, tawa akan membangun hubungan-hubungan. Pada akhir sebuah hari kerja yang sibuk dan melelahkan, rumah yang riang gembira merupakan tempat peristirahatan bagi setiap anggota keluarga, muda dan tua. Tawa memberikan hasil-hasil yang positif ketika kita tertawa bersama-sama orang lain, bukannya menertawakan orang lain.&lt;br /&gt;Jean Sibellius pernah berkata, ” H a r i  y a n g  p a l i n g      t e r b u a n g  s i a – s i a  a d a l a h  h a r i  k e ti k a  s e s e o r a n g  t i d a k  t e r t a w a ”. Supaya hari ini tidak terbuang sia-sia, temukanlah sebuah alasan untuk menikmati tawa sepenuh hati hari ini!&lt;br /&gt;Yang kedua, untuk hidup dengan baik, pergunakanlah waktu Anda dengan baik. Seorang Julius Caesar pernah berkata Carpe diem – manfaatkanlah hari ini. Ketika hari ini tidak dimanfaatkan dengan baik, ia akan segera lalu dan menjadi bagian dari sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata hari kemarin kepada hari esok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala aku masih semuda engkau,&lt;br /&gt;Aku juga senang membual&lt;br /&gt;Akan apa yang hendak kulakukan.&lt;br /&gt;Namun kala aku tengah bermimpi&lt;br /&gt;Dalam kesenangan dan kesukaan,&lt;br /&gt;Sebelum aku mengetahuinya,&lt;br /&gt;Kusadari akulah hari ini!&lt;br /&gt;Dan sebagai hari ini, begitu cepatnya&lt;br /&gt;Saatku yang singkat berlari,&lt;br /&gt;Aku tak punya waktu untuk menyelesaikan&lt;br /&gt;Separuh hal-hal yang sudah mulai.&lt;br /&gt;Andai ku dapat mencobanya lagi,&lt;br /&gt;Namun aku takkan pernah dapat kembali;&lt;br /&gt;Sebuah hari kemarin selamanya,&lt;br /&gt;Begitulah kini kuharus menjadi, aduh!&lt;br /&gt;Dan demikianlah, hari esokku yang baik,&lt;br /&gt;Bila kau hendak membuat nama&lt;br /&gt;Yang kan dihargai sejarah&lt;br /&gt;Dalam perputaran kemashyurannya,&lt;br /&gt;Bersiap dan bersedialah&lt;br /&gt;‘tuk memainkan peran termuliamu&lt;br /&gt;Dalam jam-jam baru yang melayang terbang&lt;br /&gt;Kala kau ‘kan menjadi hari ini.&lt;br /&gt;– The Pacific&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apakah Anda mencintai hidup Anda? Jika Anda mencintai kehidupan, janganlah menghamburkan-hamburkan waktu karena, seperti kata Edward Young, waktu adalah bahan dasar kehidupan – ”time is the ingredient of life”.&lt;br /&gt;Salah satu cara agar Anda dapat menggunakan waktu dengan efektif adalah dengan membagi suatu pekerjaan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. John Erskine, seorang penulis dan profesor terkenal, pernah menulis bahwa ia mempelajari pelajaran paling berharga dalam kehidupannya dari guru pianonya ketika ia berusia 14 tahun.&lt;br /&gt;”Berapa kali seminggu kamu berlatih, dan berapa lama kamu berlatih setiap kalinya?” tanya si guru. John menjawab bahwa ia biasanya mencoba berlatih satu kali sehari, biasanya selama satu jam atau lebih. Gurunya memperingatkan, ”Jangan begitu. Kalau kamu sudah dewasa, waktu tidak datang dalam porsi yang panjang-panjang. Berlatihlah dalam hitungan menit, kapan saja kamu sempat – lima atau sepuluh menit sebelum berangkat sekolah, setelah makan siang, di sela-sela tugas-tugas. Sebar waktu latihanmu sepanjang hari dan musik akan menjadi bagian dari hidupmu”.&lt;br /&gt;Melihat ke belakang, John menganggap nasihat itu sebagai formula yang bagus untuk mencegah ”padam”-nya gairah. Ia juga menganggapnya sebagai suatu cara untuk menjalani kehidupan sebagai penulis kreatif, terlepas dari tugas-tugas mengajarnya. Ia menulis sebagian besar karyanya yang paling terkenal, Helen of Troy, dalam perjalanan pulang-pergi antara rumahnya dan universitas.&lt;br /&gt;Agar setiap hari berarti, jadikanlah setiap menit berarti!&lt;br /&gt;Untuk hidup dengan baik, sering-seringlah tertawa dan hargailah waktu yang Anda miliki, jika perlu bagilah pekerjaan Anda menjadi bagian-bagian yang kecil agar pengggunaan waktu menjadi lebih efisien. Selamat mencoba !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesaikanlah Tugas dengan Baik&lt;br /&gt;Henry Ford pernah ditanya, ”Bagaimana saya bisa menjadi seorang yang berhasil?” Ford menjawab, ”Kalau Anda memulai sesuatu, selesaikanlah itu!”&lt;br /&gt;Ford mendapatkan pelajaran ini pada awal kariernya. Ketika ia mulai mengerjakan mobil pertamanya, Ia bekerja selama berjam-jam dengan penuh semangat di sebuah bangunan kecil di belakang rumahnya. Sebelum ia menyelesaikan mobil pertamanya, bagaimanapun juga, ia menjadi sangat sadar bahwa ia dapat merakit mobil yang lebih baik.&lt;br /&gt;Ia begitu yakin akan perlunya perbaikan sehingga semangat dan antusiasme untuk mobil pertamanya mulai berkurang. Mengapa menghabiskan waktu begitu lama untuk menyelesaikan sebuah mobil yang sudah ia ketahui kurang bagus? Tetap saja, sesuatu di dalam dirinya memaksa dia untuk melanjutkan, untuk memusatkan seluruh tenaganya pada mobil pertama itu dan menyelesaikan apa yang telah ia mulai, sebelum ia membolehkan dirinya berkhayal tentang mobil kedua.&lt;br /&gt;Dalam kenyataannya, Ford berkata bahwa ia mempelajari lebih banyak tentang bagaimana memperbaiki mobil kedua dengan menyelesaikan setiap detail mobil pertamanya. Jika ia menyerah pada godaan untuk berhenti merakit mobil pertama, ia mungkin tak akan pernah membuat mobil sama sekali. Banyak orang berusaha keras untuk menjadi ‘penyempurna’, namun para ‘penyelesai’ biasanya lebih berhasil dalam kehidupan.&lt;br /&gt;Ketika John Roebling dan putranya, Washington, memulai pembangunan sebuah jembatan pada tahun 1883 para pakar perancang jembatan mengatakan pada mereka bahwa rencana mereka tidak akan berhasil.&lt;br /&gt;Setelah beberapa bulan pembangunan berjalan, sebuah kecelakaan fatal menewaskan John Roebling dan Washington menjadi lumpuh. Banyak orang berpikir bahwa pembangunan akan dihentikan tapi Washington bertekad untuk melanjutkannya. Dari atas kursi roda Washington mengetukkan-ngetukkan jarinya ke lengan istrinya untuk memberi instruksi kepada para insinyur. Washington mengetukkan jarinya selama 13 tahun sampai jembatan itu selesai dibangun.&lt;br /&gt;Kini, jembatan itu menjadi salah satu jembatan yang paling terkenal di dunia. Jembatan itu adalah jembatan Brooklyn, yang menghubungkan Brooklyn dengan pulau Manhattan. Seorang pemimpin bukan hanya pemulai tapi penyelesai.&lt;br /&gt;Winston Churchill pernah berkata, ”Pekerjaan yang baik adalah pekerjaan yang diselesaikan dengan baik.” Jadi, apa pun yang sudah Anda mulai hari ini, selesaikanlah semuanya itu. Mungkin akan banyak rintangan tapi Anda akan belajar banyak dari semuanya itu. Suatu pekerjaan yang diselesaikan lebih berarti dibandingkan banyak pekerjaan yang terhenti di tengah jalan.&lt;br /&gt;Apabila sebuah tugas sudah dimulai, jangan pernah meninggalkannya sampai itu selesai. Tidak peduli pekerjaan besar atau kecil, selesaikanlah dengan baik atau tidak usah sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah yang Terbaik&lt;br /&gt;Seorang yang berhasil tidak hanya mereka yang menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Mereka adalah juga orang-orang yang senantiasa memberikan semua yang terbaik yang mereka miliki di kala mereka mengerjakan suatu pekerjaan.&lt;br /&gt;Apa pun yang Anda lakukan, dan dalam percakapan di mana pun Anda terlibat berikanlah segenap hati Anda, perhatian Anda, dan tenaga maksimum Anda. Berikanlah seluruh diri Anda pada setiap tugas yang Anda pilih untuk Anda lakukan; berikanlah kreativitas terbaik Anda pada setiap gagasan yang Anda renungkan.&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga, terdapat kebanggaan dan kepuasaan ketika Anda mengetahui bahwa Anda telah memberikan yang terbaik yang Anda punya. Mungkin Anda tidak akan menjadi orang paling sukses di dunia, namun Anda akan menjadi orang yang sukses dalam dunia Anda.&lt;br /&gt;Ronald Brown menulis ”Tak peduli apa yang Anda lakukan, lakukanlah dengan sebaik-baiknya. Jika Anda hendak menjadi gelandangan, jadilah gelandangan terbaik yang ada.” Jadi, selalu berikan yang terbaik yang Anda miliki untuk setiap pekerjaan, aktivitas, dan gagasan-gagasan Anda. Itu adalah salah satu kunci untuk berhasil. n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Copyright © Sinar Harapan 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Find The Good Side to Every Situation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You cannot have the success without the failures.&lt;br /&gt;Any experience can be transformed into something of value.&lt;br /&gt;Everything depends on the way you look at things.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What are stumbling blocks and defeat before you&lt;br /&gt;can be stepping stones to victory if you remain determined.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In all of your adversities lies the seeds of equivalent advantages.&lt;br /&gt;In every defeat there is a lesson showing you how to win the next time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;View your problems as opportunities.&lt;br /&gt;When it’s dark enough you can see the stars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Copyright © Sinar Harapan 2002&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-1171763003481095665?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/1171763003481095665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=1171763003481095665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/1171763003481095665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/1171763003481095665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/m-e-n-c-p-i-k-e-b-e-r-h-s-i-l-n.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-683981637781198979</id><published>2009-01-28T03:10:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:11:19.491-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>Menjadi Orang Efisien dan&lt;br /&gt;Bertanggung Jawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GloriaNet - Tipe karyawan yang efisien dan bertanggung jawab memang menjadi dambaan bagi manajemen. Biasanya, ciri yang ditampakkan adalah tidak menunda pekerjaan yang diembannya dan juga bertanggung jawab sepenuhnya atas pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah Anda masuk dalam jajaran orang efisien dan bertanggung di tempat kerja Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila belum saran berikut mungkin berguna bagi Anda. Anda simak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan pada diri Anda peringatan tertulis&lt;br /&gt;Peringatan tertulis bisa Anda tempelkan di komputer pribadi Anda, meja belajar atau rak buku. Intinya, peringatan tersebut bisa menjadi semacam dorongan untuk segera mengerjakan kewajiban atau target Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunlah rencana tindakan&lt;br /&gt;Setiap menghadapi hari baru, begitu Anda bangkit dari tempat tidur di pagi hari, ada baiknya rencanakan aktivitas apa yang hendak dikerjakan hari itu. Usahakan selesaikan semua rencana sebelum kembali ke peraduan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencicil secara bertahap&lt;br /&gt;Jika Anda tipe orang yang suka menunda-nunda pekerjaan, ada baiknya tidak mengerjakan satu pekerjaan sekaligus. Mencicil pekerjaan, mungkin resep paling jitu untuk menyelesaikan semua pekerjaan sesuai tenggat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendalikan dorongan semangat&lt;br /&gt;Umpamakan Anda telah menyelesaikan suatu tugas, ambillah manfaat dari dorongan semangat yang diberikannya, untuk mulai mengerjakan tugas berikutnya, sebelum kemalasan memberi peluang memperlamban gerakan Anda kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan perbaikan di luar rencana&lt;br /&gt;Jika tiba-tiba Anda teringat sesuatu untuk dikerjakan maka lakukanlah. Segera keluarkan berkas-berkas atau bahan-bahan yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Ini merupakan latihan yang baik untuk dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunlah jadwal&lt;br /&gt;Jika Anda mengalami kesulitan mengatur kehidupan, buatlah sebuah jadwal yang tepat dan lebih penting lagi harus realistis. Umpamanya, jika Anda merencanakan beberapa menit latihan fisik setelah bangun tidur, maka harus segera membiasakan, sehingga dapat melakukannya tanpa pikir-pikir dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba Anda praktekkan. Yakinlah bahwa Anda adalah orang yang bekerjaa efisien dan bertanggung jawab. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda! (GCM/SW)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-683981637781198979?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/683981637781198979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=683981637781198979' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/683981637781198979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/683981637781198979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/menjadi-orang-efisien-dan-bertanggung.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-6167596417024541475</id><published>2009-01-28T03:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:10:24.063-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surat lamaran kerja'/><title type='text'></title><content type='html'>Bagaimana Menulis Surat Lamaran Kerja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Johanes Papu&lt;br /&gt;Team e-psikologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pelamar berharap tidak perlu menulis surat lamaran kerja untuk melengkapi resume atau CV, karena menurut mereka menyusun resume saja sudah menghabiskan banyak waktu dan usaha selain itu resume seringkali dianggap sudah memberikan semua informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.   Namun demikian surat lamaran ternyata berperan penting dalam mengarahkan pembaca (petugas rekrutmen &amp;amp; seleksi) untuk membaca resume pelamar, jika difokuskan pada bagaimana dan mengapa kemampuan khusus, pengalaman, prestasi, dan kepribadian pelamar akan menguntungkan bagi perusahaan yang dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Jenis Surat Lamaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pada dasarnya, ada dua jenis surat lamaran.  Yang pertama digunakan untuk menanggapi suatu iklan lowongan, umumnya disebut surat pengantar standard.  Jenis ini lebih mudah untuk ditulis karena beberapa kriteria dari suatu jabatan sudah diketahui melalui iklan, sehingga membantu pelamar mengetahui apa yang dibutuhkan pembaca.  Jenis surat lamaran ini dapat juga digunakan jika seseorang mereferensikan atau merekomendasikan Anda ke sebuah perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Jenis yang kedua adalah surat lamaran yang digunakan jika pelamar mengincar perusahaan tertentu yang disukai namun tidak ada posisi lowong yang dipublikasikan.  Walaupun beberapa perusahaan mungkin jengkel dengan surat lamaran yang tidak diminta ini, namun  tidak jarang perusahaan (baca: HRD) akan memperhitungkan surat lamaran yang dibuat oleh para pelamar yang benar-benar memenuhi syarat.  Meskipun pelamar mungkin tidak segera dihubungi, namun jika sewaktu-waktu perusahaan membutuhkan tenaga baru maka tidak jarang para pelamar yang qualified akan dipanggil. Kebutuhan perusahaan bisa saja muncul karena beberapa alasan seperti ada pegawai yang baru saja mengundurkan diri, suatu posisi/jabatan baru diadakan untuk keperluan mendadak, ada yang akan pensiun, atau baru saja ada PHK.  Inilah yang seringkali disebut “bursa kerja tersembunyi”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Demi menjaga agar surat lamaran anda (terutama jenis lamaran kedua) tidak "dibuang" oleh pembaca, maka amatlah penting bagi penulis (anda) untuk mengetahui karakter pembaca, seluk-beluk posisi/jabatan yang Anda incar, dan keadaan perusahaan tujuan Anda. Jika pada surat lamaran standard ketika melamar suatu posisi yang telah diiklankan, Anda sudah dapat memperkirakan apa yang pembaca inginkan dan apakah mereka berkenan menerima surat lamaran Anda, maka pada lamaran yang tidak diminta, sangat penting membuat pembaca Anda merasa bahwa apa yang Anda katakan dan tawarkan itu berharga untuk waktu dan perhatian yang mereka berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dasar-Dasar Surat Lamaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Garis besar surat lamaran kerja biasanya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Penampilan Fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama, harus diperhatikan bahwa tampilan surat lamaran itu sama pentingnya dengan tampilan resume.  Ingatlah bahwa hal pertama yang dilihat pembaca adalah surat pengantar.  Surat pengantar haruslah sama dengan gaya penulisan, tampilan, kop, cetakan dan kualitas kertas resume.  Surat Lamaran idak boleh terlihat hanya sebagai tambahan ala kadarnya, melainkan harus merupakan bagian tak terpisahkan dari keseluruhan surat lamaran.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  2. Isi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  a. Kepala Surat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kop/kepala  surat:  terdiri dari nama, alamat, nomor telepon, atau email. Pastikan semuanya mudah dibaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal:  penting untuk memberikan tanggal penulisan lamaran sebagai indikasi tanggal informasi dan hal-hal lainnya yang berhubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama yang dituju dan jabatannya:  sedapat mungkin dapatkan nama orang yang dituju (khususnya untuk surat lamaran jenis kedua), diikuti dengan nama jabatan, nama perusahaan, alamat, kota, dan kode pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode jabatan atau nomor referensi untuk posisi yang telah diiklankan. Dan untuk yang tidak diiklankan cukup tuliskan nama jabatan. Tuliskan pada bagian perihal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam pembuka: gunakan nama yang dituju, misalnya kepada Yth. Bpk/Ibu.........., atau kepada Yth. Direktur HRD PT……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  b. Alenia Pembuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt; Walaupun Anda tergoda untuk menulis kalimat pembukaan yang menarik, namun harus tetap diingat bahwa ada nilai tersendiri bagi pembaca dalam mengidentifikasi iklan atau posisi yang Anda lamar pada bagian awal surat Anda, oleh karena itu biarkan kalimat pembukaan ini langsung pada pokok persoalan dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kalimat kedua surat lamaran kerja Anda harus dapat  menarik perhatian si pembaca, tetapi hindari tipu muslihat.  Walaupun Anda mencoba menjual kualifikasi Anda demi  jabatan yang Anda lamar, jagalah supaya tulisan Anda tersebut tidak menjadi seperti iklan. Sebaiknya pada bagian ini berisi ringkasan dari tujuan surat, tuliskan:  “Latar belakang saya adalah dalam bidang………..……… kelihatannya sangat cocok dengan posisi ……......." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  c. Alenia Kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Alenia kedua tonjolkan bukan hanya kualifikasi yang tertulis dalam resume, tetapi juga ketrampilan dan karakteristik lainnya yang Anda miliki yang akan memberi nilai tambah bagi pembaca dan perusahaan. Pada bagian ini Anda harus berusaha mengarahkan surat pada kebutuhan, kepedulian, misi, dan tujuan yang ingin dicapai perusahaan (sejauh yang Anda tahu), dan bagaimana kontribusi Anda kelak akan menguntungkan dan meningkatkan pencapaian tujuan-tujuan perusahaan tersebut. Dengan demikian Anda memberikan sesuatu yang membedakan Anda dari kandidat lainnya yang memiliki ketrampilan yang sama.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  d. Alenia Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian ini adalah satu-satunya tempat dimana Anda mengindikasikan bahwa Anda mengharapkan balasan dari surat lamaran Anda baik melalui telepon maupun surat atau email. Hindari kata-kata yang mengandung ancaman, seperti: "jika saya tidak mendapat balasan dari Anda pada tanggal …… saya akan menghubungi Anda.”  Pernyataan demikian, sekalipun dari kandidat yang paling bagus, dapat membuat pembaca segera ke meja sekretaris dan berpesan, “Kalau si x menelpon, catat pesannya, kemudian buang saja!” Hindari juga untuk menelpon ke perusahaan atau calon atasan Anda tanpa perjanjian terlebih dahulu, karena hal tersebut akan semakin membuat mereka jengkel dan melupakan lamaran Anda.   Sebaiknya indikasikan bahwa Anda tertarik dan bersedia dihubungi sesuai waktu yang diberikan si pembaca, atau dengan seijin pembaca Anda akan menelpon pada tanggal dan jam tertentu untuk mendiskusikan posisi yang Anda incar, dengan catatan bahwa jika waktu mereka tidak sesuai dengan harapan Anda,  maka mereka mau menitipkan pesan untuk waktu yang sesuai pada resepsionis atau petugas yang dapat menghubungi Anda.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  3. Tanda Tangan &amp;amp; Nama Jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt; Pada akhir surat jangan lupa untuk membubuhkan tanda tangan dan menuliskan nama lengkap anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Catatan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pembaca surat lamaran Anda tidak peduli terhadap keinginan atau keuntungan yang Anda harapkan, mereka hanya peduli terhadap apa yang bisa Anda berikan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusatkan setiap upaya Anda pada kebutuhan pembaca, jabatan yang Anda lamar, dan perusahaan bersangkutan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba dan semoga berhasil. (jp)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-6167596417024541475?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/6167596417024541475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=6167596417024541475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/6167596417024541475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/6167596417024541475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/bagaimana-menulis-surat-lamaran-kerja.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-3919808454786201403</id><published>2009-01-28T03:08:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:09:10.472-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='t'/><title type='text'></title><content type='html'>Cara Mengenal Potensi Diri dalam Berkarir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa hal yang mungkin dapat membantu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.k.s.t.r.o.s.p.e.k.s.i – D.i.r.i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap ini, Anda membuat daftar pertanyaan mengenai faktor-faktor eksternal yang menyangkut pekerjaan Anda, hal yang dapat mengukur tingkat kepuasan Anda pada profesi tersebut. Apakah gaji memadai? Artinya, setelah membayar semua kebutuhan, apakah masih ada jumlah yang tersisih untuk pengeluaran hiburan di akhir pekan? Apakah Anda mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan? Bagaimana dengan uang transportasi dan uang makan? Hal-hal seperti ini erat berkaitan dengan apresiasi perusahaan terhadap Anda dan perlu dipertimbangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.n.t.r.o.s.p.e.k.s.i – D.i.r.i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mempertimbangkan faktor-faktor eksternal tadi, Anda juga perlu merenungkan sifat dari profesi Anda itu sendiri. Apakah pekerjaan yang Anda tekuni sesuai dengan bidang Anda? Apakah sesuai dengan pribadi Anda? Uang dan tunjangan materi lainnya memang penting, tetapi pada jangka panjang, faktor-faktor tersebut seringkali tidak berpengaruh pada tingkat kepuasan Anda. Banyak diantara wanita lain memilih pekerjaan yang dari segi gaji kurang menjamin, tetapi mereka tetap menekuninya karena mendapatkan kepuasan batin. Kecuali bila terdesak keadaan keuangan, pada jangka panjang, pilihan profesi biasanya jatuh pada bidang yang Anda minati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalin Hubungan dengan ‘Headhunter’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menjalin hubungan dengan headhunter, bukan berarti Anda hendak hengkang ke perusahaan lain. Perusahaan headhunter tak hanya sanggup menghubungkan Anda dengan calon perusahaan yang mempekerjakan Anda, tetapi ia juga sanggup memberikan informasi yang sulit Anda dapatkan dari sumber lain, misalnya data mengenai permintaan jenis pekerjaan, jumlah lowongan yang tersedia (“sentimen pasar” terhadap bidang yang Anda geluti) dan juga standar gaji, bonus dan fasilitas lain yang dapat Anda harapkan dari pekerjaan dari secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatkan Ketrampilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan tak ada habisnya untuk digali. Cari tahu ketrampilan praktis apa saja yang dapat Anda kembangkan sesuai dengan bidang pekerjaan yang Anda tekuni saat ini dan mulailah mengembangkannya. Misalnya, apabila Anda seorang desain grafis, saat ini banyak sekali lowongan tersedia di bidang internet. Tidak hanya situs internet yang membutuhkan tenaga artistik, usaha lain yang membutuhkan promosi visual juga membutuhkannya. Dan apabila bakat seni Anda dapat diperkaya dengan mengerti beragam program, maka Anda akan memiliki nilai tambah. Dengan nilai tambah tadi, nilai Anda sebagai tenaga kerja pun, bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eratkan Hubungan Pertemanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka tidak suka, banyak kesempatan emas datang dari rekan atau teman Anda sendiri. Melalui informasi mulut ke mulut, ditunjang dengan kemampuan dan kualifikasi tentunya, follow-up biasanya lebih cepat dan langsung. Apalagi dalam etiket pergaulan secara umum, nilai praktis dan kepercayaan sangat dijunjung tinggi. Mengapa harus meneliti resume secara mendetail, bila solusinya di depan mata? Kesimpulan dari nomor 5 ini adalah bahwa tidak ada salahnya sama sekali membina hubungan yang baik dengan orang-orang di sekeliling Anda, karena bila mereka mengerti taraf kemampuan Anda, Anda adalah manusia pertama yang mereka pikirkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-3919808454786201403?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/3919808454786201403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=3919808454786201403' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/3919808454786201403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/3919808454786201403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/cara-mengenal-potensi-diri-dalam.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-3278689104164953767</id><published>2009-01-28T03:07:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:08:22.347-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>Kesalahan Berpikir Tentang Kegagalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang berpikir bahwa kegagalan itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dihindari&lt;br /&gt;Padahal jelas ini sangat tidak mungkin terjadi. Anda perlu sadari bahwa setiap orang pasti pernah salah, gagal atau keliru. Itu sebabnya 250 tahun yang lalu Paus Alexander mengatakan bahwa, "Bersalah itu manusiawi, mengampuni itu Illahi". Jadi, jika Anda manusia, maka Anda tidak luput dari kesalahan dan kegagalan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu peristiwa&lt;br /&gt;Kegagalan adalah sebuah proses, bukan suatu peristiwa. Sukses adalah sebuah proses atau perjalanan apa yang telah Anda lakukan. Jadi, sukses bukan tujuanbukan tempat pula untuk pencapaian tujuan tertentu. Demikian juga dengan kegagalan Anda. Itu sebabnya kesuksesan dan kegagalan sangat tidak jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyektif&lt;br /&gt;Kegagalan itu sangat subyektif sifatnya karena Andalah satu-satunya orang yang benar-benar dapat menyebut tindakan Anda sebagai kegagalan. Semua kegiatan yang Anda lakukan targetnya Anda sendiri yang menentukan. Baik dalam pertemanan hingga pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuhnya&lt;br /&gt;Jelas hal ini sangat salah. Kegagalan seperti musuh atau wabah yang harus dihindari. Orang takut untuk mendekatinya. Padahal kegagalan itu baik sekali. Bila Anda berpikir kegagalan sebagai pemicu atau pupuk yang akan menyuburkan dengan bentuk pelatihan dari kesalahan yang pernah dilakukan, sudah pasti Anda akan mendapatkan hikmah yang besar dari sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mungkin dibalikkan&lt;br /&gt;Hanya orang yang memiliki perspektif yang tepat terhadap kegagalan yang tidak berkecil hati karenanya. Itu sebabnya jangan terfokus pada kegagalan karena, jalan hidup Anda masih panjang. Seperti kata pepatah, "Tidak menjadi masalah berapa banyak susu yang Anda tumpahkan. asal jangan sampai Anda kehilangan sapinya,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda yang memalukan&lt;br /&gt;Gagal bukalah hal yang memalukan. Jangan berkecil hati! Ini bukan penandaan dari dalam dan luar diri Anda. Seperti halnya banyak usahawan sukses saat ini, mereka pasti telah megnalami kegagalan lebih banyak dari kita. Yang membedakan mereka dengan kita adalah, "Orang sukses mau bangkit dari kegagalan untuk terus mencoba dan mencoba lagi,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersifat final&lt;br /&gt;Kegagalan bukan akhir dari segalanya. Bisa jadi kegagalan menumbuhkan hal baik yang tidak pernah diduga sebelumnya dan tentunya menghasilkan yang baik-baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermati Penyebab Kegagalan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sesungguhnya Anda nggak perlu terlalu dihantui oleh 'takut gagal'. Menurut Napoleon Hills, dalam bukunya Think and Grow Rich, "Tak ada orang yang sukses tanpa mengalami kegagalan terlebih dahulu". Contohnya, Thomas Alfa Edison gagal sepuluh ribu kali membuat bola lampu sebelum menemukan formula yang tepat. Bahkan Einstein pun pernah tinggal kelas dan nggak lulus ujian sekolah, sebelum menjadi ahli fisika ternama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling penting, jangan pernah menyerah oleh kegagalan atau kekalahan! Sebaliknya, kekalahan harus Anda terima sebagai ujian atau tantangan untuk mencapai yang lebih baik. Tetapi sebagai manusia yang berakal budi, tentu saja Anda bisa mencegah dan menghindari kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, untuk menghindari sebuah kegagalan, sebelumnya Anda perlu mengetahui penyebab utama kegagalan versi Napoleon Hills berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tujuan hidup yang tidak jelas&lt;br /&gt;Manusia hidup itu harus memiliki tujuan, jika tujuan Anda ke barat ya persiapkan perjalanan menuju ke arah barat. Jika tujuan hidup Anda nggak jelas, kegagalan akan semakin dekat dalam kehidupan Anda. Bagaimana Anda bisa mencapai suatu tempat jika alamatnya saja Anda tak tau dan tidak berusaha mencari tau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kurang ambisi&lt;br /&gt;Ambisi penting untuk menambah semangat Anda mencapai tujuan hidup. Jika Anda kurang ambisi, jalan Anda mencapai tujuan tersendat-sendat. Anda yang kurang atau tak punya ambisi tidak memiliki motivasi untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Akhirnya, karena terlalu lamban, Anda bisa bertemu dengan kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pendidikan yang tidak memadai&lt;br /&gt;Di era IT begini, persaingan semakin ketat dan mengerikan. Tanpa pendidikan yang memadai rasanya semakin sulit Anda menggenggam kesuksesan. Maka jika Anda ingin sukses, mau nggak mau Anda harus punya pendidikan yang cukup. Setidaknya, pendidikan dapat mengasah intelegensia dan intelektual Anda. Hal ini merupakan modal untuk terhindar dari kegagalan dan modal untuk menggapai masa depan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sikap mental negatif&lt;br /&gt;Jika Anda selalu curiga dan iri hati terhadap keberhasilan orang lain, jangan harap Anda bisa meraih kesuksesan yang Anda idamkan. Sikap negatif ini akan merusak mental Anda dan menggiring Anda pada kegagalan. So, tumbuhkan sikap dan pikiran positif pada diri Anda. Dan berpikirlah positif tentang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kurang pede&lt;br /&gt;Percaya deh, rasa percaya diri akan membantu Anda mencapai apa yang anda mau. Jika Anda selalu tidak percaya diri, Anda akan selalu ragu dalam melakukan apapun, sekalipun sesungguhnya Anda mampu. Akibatnya Anda akan akrab dengan kata kegagalan. Nah, rasa pede yang tepat dapat menepis keragu-raguan yang bisa menghambat langkah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Terlalu hati-hati&lt;br /&gt;Pada sebagian orang, kesuksesan bisa diraih karena modal nekat. Kadang, terlalu banyak pertimbangan dan hati-hati, malah membuat seseorang tertinggal dan gagal. Saat orang lain sudah hampir mencapai garis finish, akibat terlalu hati-hati dan penuh pertimbangan Anda baru memulai ancang-ancang dan akhirnya tertinggal jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui penyebabnya, paling tidak Anda bisa menghindari kegagalan dan mengatur strategi untuk mencapai kesuksesan. Siapa tahu aja Anda bisa lebih sukses dari Thomas Alfa Edison, Einstein, atau siapapun orang sukses di dunia ini. Good luck...!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-3278689104164953767?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/3278689104164953767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=3278689104164953767' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/3278689104164953767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/3278689104164953767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/kesalahan-berpikir-tentang-kegagalan.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-4192777617036032918</id><published>2009-01-28T03:06:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:07:32.049-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>Networking dan Usaha Mendapatkan Pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Networking atau jaringan merupakan salah satu cara yang sering digunakan para pencari kerja untuk mengetahui lowongan pekerjaan yang tersembunyi (tidak diiklankan). Semakin luas jaringan yang dimiliki seseorang akan semakin besar peluangnya untuk mendapatkan informasi pekerjaan melalui relasi/kenalan. Hal tersebut karena kebanyakan pencari kerja menggunakan sejumlah relasinya untuk mempromosikan diri dalam rangka mendapatkan suatu jabatan atau pekerjaan yang diinginkan. Namun sayang, pencari kerja – baik sengaja atau tidak – terkadang menggunakan jaringan tersebut secara abusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku abusif dapat saja berbentuk sederhana seperti terlalu sering menghubungi orang yang sama atau berlama-lama dalam melakukan wawancara, sampai pada perilaku abusif tingkat tinggi yang memanfaatkan networking ini secara tidak etis misalnya dengan cara melakukan kolusi dan nepotisme, seperti yang banyak terjadi pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Dalam banyak kasus, tindakan abusif terjadi karena kurangnya perencanaan pada si pencari kerja atau karena yang bersangkutan kurang dapat menempatkan diri pada posisinya (tidak tahu diri). Masih banyak pencari kerja yang mengandalkan networking tidak mempersiapkan dirinya dengan baik bahkan tanpa memiliki kualifikasi yang dipersyaratkan oleh suatu jabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mempertimbangkan bahwa networking merupakan bagian penting dari usaha mendapatkan pekerjaan, maka amatlah penting bagi si pencari kerja untuk menggunakan networking yang dimilikinya secara arif dan bijaksana. Pencari kerja yang sukses dengan networking adalah mereka yang pintar menempatkan diri pada posisinya, penuh persiapan, memiliki tujuan karir yang jelas dan jadwal yang tersusun rapi. Selain itu umumnya orang-orang ini tidak terburu-buru dalam menggunakan networking yang dimilikinya. Mereka senantiasa melakukan evaluasi diri dan menyusun rencana agar tidak menyita waktu orang lain. Kalau perlu mereka akan melakukan latihan sebelum menghadiri wawancara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Petunjuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda terkena PHK atau belum mendapatkan pekerjaan gunakan networking Anda dengan hati-hati. Network yang berhasil Anda bangun secara jujur pada saat Anda bekerja atau sekolah mungkin yang paling berharga dalam karir Anda. Jagalah mereka dengan hati-hati dan perlakukan dengan penuh perhatian. Hal ini perlu mengingat bahwa banyak orang terpaksa PHK atau perlu berganti pekerjaan lebih dari sekali selama karirnya. Cara Anda memperlakukan jaringan pada pertama kalinya akan menentukan tidak hanya perjalanan yang cepat dalam karir Anda, tetapi juga sebesar apa bantuan yang akan diberikan mereka diwaktu yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mempergunakan jaringan yang dimiliki, ada 5 hal yang patut diingat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Persiapan diri Anda untuk melakukan wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Anda sudah memiliki networking dengan perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan, dipanggil untuk wawancara tidak berarti Anda sudah berhasil mendapatkan pekerjaan tersebut. Anda baru dapat dikatakan berhasil hanya jika Anda telah melalui wawancara dengan sukses, dan ini tidak terjadi begitu saja. Untuk itu Anda harus menyiapkan diri secara seksama agar dapat memberikan informasi yang dibutuhkan bagi si pewawancara, mis.: kelebihan, keahlian, dan prestasi apa saja yang Anda miliki. Sebaiknya semuanya dituliskan dalam selembar kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tonjolkan kemampuan, pengalaman, dan bakat Anda sewaktu wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Anda tidak mengetahui apakah orang yang mewancarai Anda akan menolong Anda untuk mendapatkan pekerjaan, maka gunakan kesempatan wawancara untuk memberikan kesan positif kepada si pewawancara tersebut. Tidak ada kesempatan kedua untuk memberikan kesan pertama yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jujur tentang tujuan Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya pihak manajemen perusahaan mengetahui bila Anda melakukan networking, dan mereka juga tahu bahwa tujuan Anda melakukan hal tersebut adalah untuk mendapatkan pekerjaan. Hal penting yang harus Anda ingat adalah jangan coba-coba untuk mengelabui mereka. Bicaralah apa adanya, dan jujurlah dengan tujuan Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jangan berasumsi bahwa Anda tidak akan bertemu network ini lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana jenjang atau perjalanan karirnya kelak. Oleh karena itu jagalah setiap networking yang Anda miliki dengan selalu menimbulkan image yang baik pada pertemuan pertama. Jika Anda tidak memberikan kesan pertama yang baik, kemungkinan besar relasi/rekan Anda akan melupakan Anda. Jika hal ini terjadi maka jika dikemudian hari Anda ternyata bertemu dengan mereka lagi maka akan mempersulit posisi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jangan terburu-buru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Anda butuh pekerjaan dan mungkin sudah putus asa dengan keadaan saat ini, tapi bila Anda terburu-buru malahan bisa menjadi tidak produktif. Bersikap normal atau mengikuti arus akan lebih produktif dalam mencapai hasil yang diinginkan. Tidak ada pekerjaan yang diinginkan yang dapat diperoleh dalam waktu sekejap. Memaksakan kehendak bisa menimbulkan kesan yang buruk.(ls/jp)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-4192777617036032918?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/4192777617036032918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=4192777617036032918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/4192777617036032918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/4192777617036032918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/networking-dan-usaha-mendapatkan.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-4582033160156139375</id><published>2009-01-28T03:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:06:21.486-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>WAWANCARA KERJA&lt;br /&gt;Menjawab dengan cerdas, taktis dan optimis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ceritakan tentang diri anda&lt;br /&gt; Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar. "Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya," kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti "Di mata anda, siapa anda?" atau "Ceritakan sesuatu tentang anda", banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya merasa biasa-biasa saja" atau "tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya" seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. "Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu," tegas Erina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan "Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. "Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah," kata Erina Collins.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik. Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin-poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hati-hati pertanyaan jebakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara. Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan membuat anda seringkali kelepasan bicara. Dalam hal ini, Erina memberi contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa ia memutuskan pindah kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika itu saya tanya 'apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?' dan pelamar itu menjawab 'saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya naik.' Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang dia ungkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya," ungkap Erina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab "saya menginginkan ritme kerja yang teratur dan terjadwal. Mengenai gaji, sebenarnya di tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada peluang untuk peningkatan gaji." Atau kalau anda ditanya tentang kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab "saya sering telat dan lupa waktu." Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya "kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda." atau "saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti "Sudah punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?" sering ditanggapi buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya "Sudah, rencananya kami akan menikah akhir tahun ini." Padahal, menurut Erina, jawaban itu bisa jadi penutup peluang kerja anda. "Perusahaan selalu ingin diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan mereka, terutama pada awal masa kerja. Jawaban bahwa anda akan menikah dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan," ujar Erina sambil menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab "sudah, tapi sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum memutuskan untuk menikah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Semangat dan bahasa tubuh&lt;br /&gt;Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara, karena memberi kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya, tangan dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan tidak berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyum untuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan. Kurangi kata-kata "saya merasa…" atau "saya kurang…" dan sebaiknya gunakan "saya pikir…", "menurut pendapat saya..", "saya yakin…", "saya optimis…". Kata-kata "saya merasa…" atau "saya kurang…" mengesankan anda lebih sering menduga, menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam wawancara kerja. Selamat bersaing! (Lily Bertha Kartika/ berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Design by Kompas Cyber Media&lt;br /&gt;Copyright © 2000 Kompas Cyber Media. All right reserved. Privacy policy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-4582033160156139375?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/4582033160156139375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=4582033160156139375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/4582033160156139375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/4582033160156139375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/wawancara-kerja-menjawab-dengan-cerdas.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-1895157521982040980</id><published>2009-01-28T03:04:00.001-08:00</published><updated>2009-01-28T03:04:57.643-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>Mau Sukses? Jadilah Orang yang Sabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GloriaNet - Tahukah anda bahwa salah satu kunci kesuksesan adalah ‘kesabaran’? Bagaimana tidak, orang yang tidak sabar akan sulit meraih impian dan cita-cita. Orang yang tidak sabar selalu ingin meraih segala sesuatunya dengan jalan pintas. Dan umumnya jalan pintas bukanlah jalan yang 'lurus'. Coba saja anda ikuti kisah atau perjalanan hidup orang sukses, pasti ada kesabaran di dalamnya. Kalau nggak sabar, mustahil mereka mau merintis sukses apalagi mulai dari 'nol'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, anda yang termasuk jenis orang yang 'nggak' sabaran, mulai sekarang berlatihlah untuk menjadi orang yang sabar. Caranya? Ikuti saran berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berjanjilah pada diri sendiri untuk tidak cepat merasa ‘kesal’ dengan peristiwa menyebalkan yang menimpa anda. Cobalah untuk menepati janji ini. Setiap kali anda dihadapkan pada kejadian yang membuat anda sebal, coba deh tahan emosi dengan cara mencari tempat yang agak sepi lalu hiruplah udara dalam-dalam sekitar 60 detik. Dengan demikian emosi anda akan turun perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Saat stres dan kepala serasa mau pecah, cobalah untuk membayangkan kejadian menyenangkan dan peristiwa lucu atau konyol yang pernah anda alami. Dengan demikian, kepala anda yang tadinya sangat berat dan mau pecah akan terasa lebih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ketika waktu anda tersita untuk menunggu, baik menunggu teman, menanti giliran panggilan di rumah sakit, atau menanti apapun, cobalah mencari kesenangan selama masa penantian. Jangan biarkan diri anda jenuh dan kesal. Anda dapat memanfaatkan waktu menunggu dengan membaca bacaan ringan, ngobrol atau menonton televisi. Sehingga waktu yang anda habiskan untuk menunggu bisa anda lewatkan tanpa beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Carilah kenikmatan diantara kepenatan. Jalan macet, tugas menumpuk, tanggung bulan? Cobalah kosongkan pikiran anda. Kemudian tersenyumlah dan rasakan sensasi sebagai manusia tanpa emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Satu lagi cara agar anda menjadi manusia yang sabar adalah dengan berdoa. Saat anda merasa suntuk dan jenuh dengan berbagai persoalan hidup, cobalah larikan diri anda dengan berdo'a. Lakukan kontak batin dengan Sang Pencipta secara khusyuk. Dialog batin yang anda lakukan dapat mengaliri jiwa dan raga anda ketenangan yang luar biasa. Anda pun akan lebih sabar menghadapi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sudahkah anda melakukannya...? Kalau anda melakukan hal-hal di atas berarti anda telah melatih diri sendiri untuk menjadi manusia yang lebih sabar. Dampaknya andapun akan menjadi manusia 'tahan banting' yang pantang mengeluh dan putus asa. Sehingga anda menjadi lebih 'lapang' meraih apa yang anda cita-citakan. Selamat berjuang...! (GCM/Ac)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-1895157521982040980?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/1895157521982040980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=1895157521982040980' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/1895157521982040980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/1895157521982040980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/mau-sukses-jadilah-orang-yang-sabar.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-38175230640309623</id><published>2009-01-28T03:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:03:45.188-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>8 KETERAMPILAN PALING DICARI PERUSAHAAN&lt;br /&gt;Apakah anda punya salahsatunya ..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda 'jual' pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bahasa asing&lt;br /&gt;Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan teknis tentang mesin&lt;br /&gt;Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.&lt;br /&gt;Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia&lt;br /&gt;Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan di bidang pemrograman komputer&lt;br /&gt;Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan Mengajar&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap 'dikejar' banyak perusahaan untuk memberikan 'short course' bagi pegawai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan manajemen keuangan&lt;br /&gt;Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan ilmu kimia dan matematika&lt;br /&gt;Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan memecahkan masalah&lt;br /&gt;Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur. (Lily Bertha Kartika/berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-38175230640309623?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/38175230640309623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=38175230640309623' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/38175230640309623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/38175230640309623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/8-keterampilan-paling-dicari-perusahaan.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-8830153644993286754</id><published>2009-01-28T02:58:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T03:02:12.663-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'></title><content type='html'>Tips Tampil Percaya Diri&lt;br /&gt;VisionNet –&lt;br /&gt;Apakah Anda lelah merasa terus tertinggal dan ingin berkembang dalam karir? Percaya diri dan jadilah sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda pernah menemukan seorang temen yang kita kenal dan bikin iri hati. Anda tahu siapa dia? Ia masuk ruangan dan setiap orang memperhatikannya. Atasan dan rekan kerja yang lain mendengarkannya ketika ia mengatakan sesuatu. Ia keluar dari kantor itu dan mendapatkan sesuatu yang ia inginkan. Promosi dan kesempatan kerja nampaknya tidak terlalu sulit ia raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ia lahir membawa keberuntungan? Atau ada seseuatu yang lain? Anda bisa menebak-nebak! Tetapi yang jelas ia tampil percaya diri. Studi dan penelitian menunjukkan wanita yang percaya diri lebih maju dalam karirnya dan mendapat banyak kesempatan bagi mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kautir, Andapun bisa tampil percaya diri dengan menguasi beberapa skill berikut dalam setiap situasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ruangan dengan mengesankan&lt;br /&gt;Buat nyaman dengan diri sendiri dan perhatikan keadaan Anda ketika masuk . Buatlah seolah-olah ruangan tersebut milik Anda dan menghadap ke belakang jika Anda tidak mengenal seseorang. Kesempatan Anda untuk berpapasan dengan wajah ramah. Dan jika tidak inilah waktunya untuk menilai orang tersebut sebelum mendekati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuasai ruangan&lt;br /&gt;Jika Anda gugup untuk bergaul, atasi dengan menjiwai diri sendiri ketika masuk ruangan. Jika Anda tidak kenal siapapun dikerumunan, carilah suatu kelompok, senyum lebar-lebar, kenalkan diri, dan katakan: “Saya tidak kenal siapun disini, bolehkah saya bergabung?” Ini biasanya mendapat tanggapan hangat dan simpatik dan orang akin mengajak ngomong Anda segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imbangi kembali dengan indah&lt;br /&gt;Jika Anda membuat kesalahan dalam berbicara, tetapi hal penting adalah mengetahui bagaimana mengimbanginya. Jika Anda lupa nama seseorang, ingat ini terjadi pada setiap orang, dan merasa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang dilakukan adalah mengakui bahwa Anda lupa nama orang tersebut, kedua, Anda katakan : “saya ingat wajah Anda, tetapi saya lupa dengan nama.” Ini biasanya mendorong orang lain untuk mengatakan nama mereka. Janjilah untuk tidak pernah lupa kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar mengatakan cerita&lt;br /&gt;Ketika Anda mengatakan suatu cerita, ceritakan dan hindari mencoba untuk mengutarakannya sebagai sebuah guyonan. Anda tidak perlu terlalu banyak menggunakan tangan saat bercerita, ini biasanya menunjukkan ketidaktenangan. Katakan suatu cerita dengan baik dan penuh pendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap tenang&lt;br /&gt;Orang yang terlalu gugup cenderung membuat orang lain merasa sakit karena mereka tidak cukup tenang dan santai untuk berhubungan dengan seseorang. Buang energi tersebut dengan melakukan aktivitas peregangan, kemudian fokuskan. Tarik napas dan tersenyum. Ini artinya Anda telah menguasai setengah dari ruangan.(ya2n)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-8830153644993286754?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/8830153644993286754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=8830153644993286754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/8830153644993286754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/8830153644993286754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2009/01/tips-tampil-percaya-diri-visionnet.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-6124437659984932938</id><published>2008-04-26T09:06:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T09:17:37.013-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;MASALAH E398 SETELAH DIUPGRADE KE ROKR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;anda bingung setelah hp anda di upgrade ke rokr tidak bisa lagi dikoneksikan sebagai modem di pc anda ,     ????? sama saya juga gitu .. salah satu cara mengatasi hal itu ialah kita harus mencari hp dengan type sama dan masih dalam keadaan original, karena benar hp udah jadi rokr namun harware yang kita gunakan dan pendeteksian komputer membutuhkan sofware e398 karena hardware kita masih tetep e398 , ingat yang di upgrade adalah sofware nya bung jadi jangan berharap dng mobil phone tolls rokr bisa diatasi&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;a href="http://jogja-jobs.blogspot.com/"&gt;untuk info jelas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;email ke&lt;/span&gt;  &lt;a href="mailto:hnservis@gmail.com"&gt;hnservis@gmail.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;atau call&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;085729221013&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-6124437659984932938?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/6124437659984932938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=6124437659984932938' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/6124437659984932938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/6124437659984932938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2008/04/masalah-e398-setelah-diupgrade-ke-rokr.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-2038816699327395451</id><published>2008-04-05T10:29:00.003-07:00</published><updated>2008-04-05T10:29:44.057-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>JOGJAGUIDE, JOGJATOUR, CANDI DI JOGJA, GUDEGJOGJA, BOKEPHOT, ABOUTJOGJA, JOGJACAFE, INTHEHOY, LUPMY, UGMJOGJA,   gejayanindah,  untuk info            klik link DIATAS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-2038816699327395451?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/2038816699327395451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=2038816699327395451' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/2038816699327395451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/2038816699327395451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2008/04/jogjaguide-jogjatour-candi-di-jogja_05.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-762041488178111372</id><published>2008-04-05T10:29:00.001-07:00</published><updated>2008-04-05T10:29:25.984-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>JOGJAGUIDE, JOGJATOUR, CANDI DI JOGJA, GUDEGJOGJA, BOKEPHOT, ABOUTJOGJA, JOGJACAFE, INTHEHOY, LUPMY, UGMJOGJA,   gejayanindah,  untuk info            klik link DIATAS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-762041488178111372?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/762041488178111372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=762041488178111372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/762041488178111372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/762041488178111372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2008/04/jogjaguide-jogjatour-candi-di-jogja.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-327173314256365236</id><published>2008-04-05T10:21:00.001-07:00</published><updated>2008-04-05T10:21:28.769-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>YOGYAKARTAJOBS,  YOGYAKARTAJOB,   JOGJAJOBS, bispakjogja, abgjogja,  lowongankerja.com,   stonecraft,  ayamkampus,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-327173314256365236?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/327173314256365236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=327173314256365236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/327173314256365236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/327173314256365236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2008/04/yogyakartajobs-yogyakartajob-jogjajobs.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-7341603138569885440</id><published>2008-03-28T05:16:00.003-07:00</published><updated>2008-03-28T05:18:27.265-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>ABOUT YOGYAKARTA HISTORY OF YOGYAKARTA CLASICAL MUSIC .. info tentang jogja tourism template in jogjakarta KENAPA HARUS JOGJA  RAMAYANA BALLET JONGGRANG TEMPLE .... MORE DETAILS visit in www.hnservis.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-7341603138569885440?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/7341603138569885440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=7341603138569885440' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/7341603138569885440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/7341603138569885440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2008/03/about-yogyakarta-history-of-yogyakarta_1746.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-7407354582240754441</id><published>2008-03-28T01:44:00.001-07:00</published><updated>2008-03-28T01:44:11.087-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>MESIN BUBUT BATU  kami melayani jasa pembuatan mesin tepat guna... misalnya MESIN BUBUT BATU , MESIN GERGAJI BATU, OLAH LIMBAH , DAN LAIN 2X.. anda dapat menghubungi    HNSERVIS  telepon 085729221013 atau email hnservis@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-7407354582240754441?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/7407354582240754441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=7407354582240754441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/7407354582240754441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/7407354582240754441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2008/03/mesin-bubut-batu-kami-melayani-jasa.html' title=''/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6916957191646650240.post-5089953602477258986</id><published>2008-02-20T02:07:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T02:09:40.857-08:00</updated><title type='text'>welcome in my blog...</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;make money&lt;/li&gt;&lt;li&gt;computer&lt;/li&gt;&lt;li&gt;sharing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;new business&lt;/li&gt;&lt;li&gt;free business&lt;/li&gt;&lt;li&gt;chat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6916957191646650240-5089953602477258986?l=hnlawas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hnlawas.blogspot.com/feeds/5089953602477258986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6916957191646650240&amp;postID=5089953602477258986' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/5089953602477258986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6916957191646650240/posts/default/5089953602477258986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hnlawas.blogspot.com/2008/02/welcome-in-my-blog.html' title='welcome in my blog...'/><author><name>hans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
